Rabu, Oktober 03, 2007

Ngisap Jempol saat saum?? batal gak ya...??!

Diposting oleh Soraya di 10/03/2007 09:21:00 AM 3 comment Link ke posting ini
Bagi yang memiliki kebiasaan mengisap jempol di saat saat tertentu, tanpa mengenal waktu dan tempat, ada pertanyaan nih... klo lagi saum bole g sih klo tiba2 tanpa kita sadari jempol kita tau2 udah di depan bibir...., ntah itu digigit or dihisap - tergantung kebiasaan masing2, kl w sih gigit, hehehe -. .bagaimana dengan Anda?

Banyak pendapat yang mengatakan bahwa benda apa saja yang dimasukkan kedalam tubuh membatalkan saum... trus gmn dunkz, kan kebiasaan itu datang tanpa kita sadari, lagipula g ngenyangin kok gigit jempol doank.. *halah, alasan aj nih...!

Oke deh, daripada pusing2, mending kita denger aja pendapat dari "Syeikh Muhammad Sholih Al-Munajid" yang begitu simpel n mudah dicerna ini...

Beliau mengatakan, hendaknya kita berusaha meninggalkan kebiasaan tersebut, upayakan segera menarik jari begitu kita menyadarinya. Dan apa yang terjadi pada saat kita terlupa tidak akan merusak puasa.

Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa Salam bersabda:
"Sesungguhnya Allah memaafkan umatku yang tersilap, lupa dan sesuatu yang dipaksakan terhadap mereka."
(H.R Ibnu Majah No:2033 dan dicantumkan dalam Shahih Al-Jami' No:1731)

Nah..ringan kan! singkat, jelas, padat... hehe..

Semoga bermanfaat!

Selasa, Oktober 02, 2007

Hukum Orang Yang Membatalkan Puasa Karena Bekerja Di Panas Terik

Diposting oleh Soraya di 10/02/2007 11:45:00 PM 6 comment Link ke posting ini
Umm..dari judulnya, berat niih kayanya wat temen2 kita yg kerjanya dibawah terik matahari, di atas tower or BTS, roof top dan lain sebagainya, yang pastinya beroperasi dalam ruangan tak beratap yang berhubungan langsung dengan matahari. Apalagi kl job tsb kudu dikerjain saat siang bolong atau masih dalam proses pengerjaan, lagi matahari sedeng panas panasnya... pfuuuh..betapa berat usaha kalian dalam menimba ilmu, semoga Dy membalasnya dg pahala yang tak terhingga... , n bersyukurlah bagi kita yang diberi berbagai keringanan olehNya, kerja indoor n didepan PC pula tanpa harus keluar energi berlebih..

Dilihat dari segi apapun, Islam tidak mengenal alasan2 yang masih bisa kita cari celah penyelesaiannya. Termasuk membatalkan saum saat berada dipertengahan job, mungkin yang lagi diatas tower, trus saking panasnya tenggorokan bener2 kering, eh..ada aj godaan, tenyata di tas tool kit yang nyantel dipinggang ad botol mizoneny...wah2..paragh bet dah, kl udah sampe niat buka diatas tower gni.. jgn ampe kaya gini y teman2....

Sebelumnya kita telaah dulu deh firman Allah yang artinya :
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu bershiyam sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (QS. Al-Baqarah :183)

Menurut Fatwa Samahatusy Syaikh Abdullah bin Humeid:

Allah telah menjadikan takwa sebagai tujuan diwajibkannya ibadah puasa. Ibadah puasa merupakan wasilah dalam meraih ketakwaan. Haram atasmu melakukan hal itu- membatalkan puasa- dan hendaknya cepat-cepat bertaubat dan banyak-banyak beristighfar serta menyesali perbuatanmu tersebut. Adapun keberadaanmu sebagai pekerja keras, itu bukanlah alasan. Anda dapat bekerja pada malam hari. Jika tidak bisa, maka tinggalkanlah pekerjaan Anda tersebut, karena hal itu tidaklah begitu mendesak. Tinggalkanlah dahulu pekerjaan tersebut selama satu bulan atau terus bekerja dengan santai dan ringan hingga Anda dapat menjalankan ibadah puasa. Adapun tidak berpuasa pada bulan Ramadhan dengan alasan bekerja, hal itu tentu saja tidak boleh. Jika Anda mempunyai hutang puasa pada tahun lalu yang belum diqadha' (diganti) hingga datang Ramadhan berikutnya, maka hendaknya Anda segera menggantinya dan membayar fidyah sejumlah puasa yang ditinggalkan sebanyak satu mud gandum atau setengah sha' yang lainnya. Hendaknya Anda tidak mengulangi perbuatan tersebut. Banyak-banyaklah beristighfar kepada Allah dan banyaklah mengingat nasib Anda di hadapan Allah Azza wa Jalla serta hisab dan perhitungan-Nya atas dirimu. Apa nantinya alasan Anda di hadapan Allah Ta'ala pada Hari Kiamat? Allah telah memberikan kesehatan dan afiyat kepadamu, kendati demikian Anda tidak melaksanakan kewajiban dan tidak melaksanakan perintah-perintah-Nya.

Semoga Allah memberikan taufiq kepada Anda dan kepada kita semua kepada apa-apa yang dicintai Allah dan diridhai-Nya.

Demikian fatwa tersebut w dapet dari sini

Semoga bisa diambil kesimpulan dari fatwa tsb, n perlu diingat, klo mo taqwa itu jangan nunggu mood dateng atau jgn bilang ntar2an..yah, mumpung ramadhan, raih dah tu gelar dg sekuat tenaga kita, sapa tw ramadhan taon depan kita udah g bisa ngerasain nikmatnya saum lagi.. huhu..semoga Dy memberi kita umur panjang beserta keberkahan didalamnya..amiin!

*Unzur ila ma qol wa la tanzur ila man qol...
 

My Story Life Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting