Rabu, April 25, 2012

Memulai Hari Tanpa GALAU

Diposting oleh Soraya di 4/25/2012 11:54:00 AM 0 comment

dakwatuna.com - Pagi begitu indah untuk dilewati begitu saja, semangat memulai hari akan menjadi ukuran seberapa manfaatnya hari ini bagi kita. Memulai dengan hal-hal yang positif tentunya akan selalu dan berakhir dengan hasil yang positif pula. Asy Syahid Hasan Al-Banna pernah berkata Malammu begitu berharga, maka jangan kamu murahkan dia dengan kelalaian”. Tentu dengan menghidupkan malam-malam kita dengan mendekati diri kepada Allah. Saya kira tidak masalah kalau pernyataan beliau saya copy dan mengubah redaksi waktu yang ada, saya pun berkata “Pagi kita begitu berharga, maka jangan kita murahkan dia dengan kelalaian.”

Kicauan burung mengajari kita cara memulai hari, dengan kicauan merdunya pertanda mereka memulai hari dengan syukur dan memuji kebesaran Allah swt. Antara kita dan Burung, tapi bukan masalah mana yang lebih hebat untuk terbang, ini juga bukan urusan tentang siapa yang lebih pintar, juga bukan siapa yang lebih sempurna. Tetapi, siapa yang lebih bersyukur atas nikmat yang diberikan Sang Pencipta kepada dua makhluk ini.

Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan (QS. Annur: 41)

Bersyukur dan bersyukur, memulai hari dengan memuji kebesaran Allah, insya Allah hari-hari kita akan dipenuhi kebahagiaan dan ketenangan. Jauh dari yang namanya kegalauan. Galau itu hadir tatkala kita sudah lupa cara berterima kasih atas apa yang kita terima saat ini. Kita lupa ada yang Maha di atas segalanya, sehingga dengan mudah terbawa suasana dan sangat disayangkan kalau sampai ada yang menyalahkan suasana, menggerutu dan timbul keputusasaan.

Karena Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu.” (Benjamin Franklin)

Sehingga sedikit sekali waktu bahagia yang kita miliki, selalu melihat kebahagiaan itu berada di atas kepala orang lain. Secara tidak sadar bahwa kebahagiaan juga berhak kita miliki dan itu ada, tapi belum terlihat oleh kita. Ayo mulai hari kita dengan:

1. Shalat subuh

Cara kita memulai hari dengan bersyukur, menyembah dan meminta kepada pemilik alam semesta, yang menggerakkan seluruh hati manusia. Sehingga kemudharatan tidak akan menimpa kita kecuali dengan izinNya, dan kesuksesan tidak akan kita raih kecuali dengan izinNya. Apapun kemauan kita, ayo kita minta sama pemilik Alam ini dan barengi usaha dan tawakal kita. Insya Allah tidak akan sia-sia. Selamat mencoba.

2. Dzikir subuh

Mensyukuri waktu subuh kita, karena di subuh ini masih diberi kesempatan oleh Allah untuk menikmati sisa-sia hidup kita. Alangkah baik-nya kalau kita memiliki buku panduan dzikir subuh, dan bisa dibeli di toko buku terdekat yaitu Alma’tsurat Dzikir pagi dan sore. Selamat mencoba.

3. Tilawah Al-Qur’an

Lantunan Kalamullah akan membuat ketenangan tersendiri bagi Batin kita, selain lipatan pahala dari huruf demi huruf yang kita baca. Selamat mencoba.

4. Ceria dan Senyum

Setelah ketiga hal di atas terpenuhi, maka keceriaan dan kebahagiaan akan sendirinya hadir menemani hari-hari kita.

Maka dengan empat hal di atas kita akan selalu siap menghadapi panas dinginnya hari ini, desas-desus, lika-liku kehidupan, dengan kata lain kegalauan akan minder dengan sendirinya dan akan meninggalkan kita dari Galau-Galau tak menentu. Selamat mencoba dan dijamin Berhasil, seandainya belum terbukti mengusir kegalauan hari-hari Anda maka cek kembali niat Anda.

Penderitaan jiwa mengarahkan keburukan. Putus asa adalah sumber kesesatan; dan kegelapan hati, pangkal penderitaan jiwa.” (Bediuzzaman Said Nursi)

***

La'alla Nafa'a..

jauh-jauh dari galau, jauh-jauh dari keburukan, jauh-jauh dari kufur nikmat. semoga Allah selalu merahmati dan memberkahi hari-hari kita dalam ketaatan dan kesabaran.

artikel ini copast dari sini :D

Rabu, April 18, 2012

about you daddy..

Diposting oleh Soraya di 4/18/2012 12:05:00 PM 3 comment
Aba, Abi, Walid, Ayah, Bapak.. apapun itu sebutanmu, ntah kenapa semakin bertambah usiaku (yang sejatinya berkurang) semakin tidak mengerti apa yang kau inginkan. apa yang kau rasakan. apa yang kau harapkan. dari kami, anak-anakmu.

Abaku.. sungguh tidak dapat ku balas pengorbanan serta jasamu menghidupi kami, tanpa pendamping hidup, tanpa teman berbagi suka duka mengurus anak-anakmu ini. sungguh.. tidak ada yang bisa membalas pengorbananmu, tidak ada satupun, tidak ada seorangpun dari kami, anak-anakmu, yang mungkin mampu memenuhi keinginanmu tentang hidup kami, yang memenuhi harapanmu tentang masa depan kami, yang mampu membahagiakanmu, sedikit saja, dalam hidup ini.

Abaku.. entah kegalauan apa ini. Pagi ini aku merindukan seorang ayah, juga seorang ibu. huffh.. angan-anganku terlalu besar jika menginginkan keberadaan orang tua dalam hidupku. tidak ada, aku tidak mengenal kasih sayang itu. kasih sayangmu padaku kaku.. karena kita tidak seatap di saat aku membutuhkanmu, disaat aku merasa perlu kehadiranmu. aku masih terlalu kecil saat kau masih disini, bersama kami anak-anakmu, di satu atap yang sama. kepulanganku dinanti, kepergianku dilepas dengan doamu.

Abaku.. apa aku yang terlalu acuh dengan keberadaanmu.. apa aku yang terlalu asik sibuk sendiri. Ya Rabb.. ingin rasanya menjadi keluarga yang utuh, dengan satu keluarga inti berada dalam satu rumah, aba, ummi, meski ia ibu tiri, serta kaka-kakaku, ingin ada adik tapi seribu sayang Kau tidak mengizinkanku memilikinya Rabbi..

Ada sedikit rasa sebal ketika melihat orang lain yang Engkau beri nikmat memiliki orang tua yang lengkap namun mereka perlakukan seakan-akan orangtua mengatur hidup mereka, seakan-akan hidup sang anak terkekang dengan keberadaan mereka. sebal menyaksikan keponakanku tidak ada rasa berbaktinya pada kakaku sebagai orangtuanya, sebal mengetahui banyak remaja saat ini lebih dekat pada teman-teman mereka yang belum tentu baik dibandingkan dekat dengan orang tua. naudzubillahi min dzaalik..

Abaku.. melihat kau murung lantaran masalah perjodohan yang gagal, sungguh membuatku miris melihatnya. ikut bersedih kenapa kau bersedih tentang itu. ikut menangis melihat kau yang se-akan-akan tidak mengutamakan kebahagiaan sang anak, padahal sungguh aku tidak tau Ya Rabb.. apa rahasiamu dibalik semua kekurangan itu, bahagia-kah atau tidak yang mampu diprediksi dengan kasat mata. kebahagiaan berumah tangga, aku tau Abaku, kau pasti menginginkan itu diatas segalanya.. tapi.. lagi-lagi kami hanya melihat dari kasat mata saja.

Abaku.. pernah ku bisikkan padamu bahwa akan ada lamar seseorang yang melamarku, dan kau berkata tentang "keturunan baik", dan kau meng-iya-kan bisikanku, tapi kenapa kau ajukan aku untuk dijadikan kandidat perjodohan lagi, kenapa kau mau menjodohkan kakaku pula dengan pria itu.. sungguh aku tidak mengerti, aku sedih dan menangis dengan ke-tidakmengertian ini.

Abaku.. keridhoanmu, kerestuanmu, itu yang ku jadikan dasar kelak untuk berumah tangga, keridhoan yang menjadikan berkah tidaknya rumah tanggaku kelak. Semoga di hatimu yang terdalam, semoga kau mau menerima pendampingku kelak, pendamping kaka-kakaku kelak, meski tidak sesuai dengan keinginan dan harapan, tapi semoga Allah ikhlaskan hatimu yang terdalam untuk merestui anak-anakmu menjalani rumah tangganya kelak.

Abaku.. maaf karena sampai hari ini aku belum mengenalmu psikismu dengan baik, aku hanya tau sekadarnya, hanya tau dari yang tampak di wajah. sungguh Abaku.. urusan perjodohan ini memang sangat sensitif. butuh seseorang yang tepat untuk bisa kau dan anak-anakmu terima kehadirannya. bukan hanya kau dan adik2mu terima, tapi tidak di hati anakmu. kami, meski tidak pernah membahagiakanmu, tapi tidak ingin menjalani kehidupan yang cukup panjang dalam rumah tangga kelak dengan seseorang yang tidak kami terima di hati. tidak, jangan sampai kami berumah tangga dengan terpaksa atas pilihanmu Abaku, meski kami pun tidak pernah tau apakah itu yang terbaik atau bukan.

sekali lagi, aku pernah tidak tau apa rahasiamu Ya Rabb.. Rahasia kehidupan yang tidak pernah kami semua tau. berikan kami petunjuk dan jalan yang baik Ya Rabb.. jalan yang meski tidak selalu indah tapi tetap dalam lindungan dan bimbinganMu..

Selasa, April 10, 2012

Jangan Jatuh Cinta-nya Maidany

Diposting oleh Soraya di 4/10/2012 12:57:00 PM 0 comment
Di sini pernah ada rasa simpati
Di sini pernah ada rasa menggagumi
Rasa ingin memiliki
Memasukkanmu ke dalam hati ini
Menjadi penghuni...

Mencoba berlindung di balik fitrahnya hati
Untuk mencari pembenaran diri...
Namun Ternyata semua.. hanya permainan nafsu
Untuk memburu cinta yang semu
Aku Tertipu...

Tuhanku berikanku cinta
Yang Kau titipkan
Bukan cinta yang ku tanam

Aku ingin rasa cinta ini
Masih menjadi cinta perawan
Cinta yang hanya aku berikan
Saat ijab qabul telah tertunaikan

***

ingin seperti mereka yang mampu menjaga hatinya sebersih mungkin, sehingga Allah menitipkan cinta yang suci di hatinya.. Perkenankan aku Ya Rabb..

Jumat, Februari 03, 2012

Keberkahan itu..

Diposting oleh Soraya di 2/03/2012 03:35:00 PM 0 comment

Alhamdulillah Allah masih mengaruniakanku telinga, yang alhamdulillah-nya lagi masih sehat dan mampu mendengar. Suatu sore disaat jam kerja, telingaku menyempatkan diri untuk mendengar kajian Ust. Syamsul Ma’arif, MA yang sedang on air di Radio RAS FM (95.5 Mhz). Tema kajian sore itu mengenai “Makna Keberkahan”, yang sengaja dituliskan kembali di blog ini supaya lebih sering direview dan ditelaah kembali.

berkah itu..

-) Az-Ziyaadah, yakni Ziyaadatul Khair (bertambahnya kebaikan). Bertambahnya kebaikan dalam bentuk Ibadah kepada Allah (Ibadah secara ritual ; sholat, puasa, tilawah, dsb), serta ibadah dalam bentuk social (berbuat baik kepada kerabat, jiran, masyarakat serta lingkup besarnya agama dan Negara). Ibadah secara ritual dapat dengan ringan dan dengan khusyuk dilakukan. Yang perlu diingat, bertambahnya kebaikan atau berkahnya hidup bukan dilihat dari segi bertambahnya materi seseorang, melainkan dari segi nilai kebaikan orang tsb terhadap kehidupan akhiratnya, seseorang yang mengutamakan akhiratnya, maka Allah akan mencukupi dunianya.

Ada hadits shahih yang diriwayatkan oleh Tirmidzi yang berbunyi : "Barang siapa yang akhirat menjadi harapannya, Allah akan menjadikan rasa cukup didalam hatinya serta mempersatukan (mempermudah –pentj.) urusannya, dan dunia akan datang kepadanya dalam keadaan patuh dan hina. Tetapi siapa yang dunia menjadi harapannya, Allah akan menjadikan kefakiran berada didepan matanya serta mencerai beraikan urusannya, dan dunia tidak akan datang kepadanya kecuali sekadar apa yang telah ditetapkan baginya".

Di dalam Al-Qur’an Allah juga menerangkan;

“Barang siapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahanam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. Dan barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalas dengan baik”. (QS 17 : 18-19)

-) As-Sa’adah, yakni Kebahagiaan (Kebahagiaan yang sesungguhnya). Jika sudah berumah-tangga, kebahagiaan ini dirasakan oleh hati melalui sikap menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing pasangan hidup, tidak ada percekcokan yang melampaui batas. Kebahagiaan tidak semata-mata dilihat dari zhohirnya, orang yang bahagia adalah orang yang memiliki akhlaq yang bagus.

Kebahagiaan hidup selain disebabkan oleh keberkahan yang Allah berikan, juga disebabkan oleh ketenangan hati. Ketenangan hati yang menjamin kebahagiaan hidup seseorang. Salah satu cara agar hati ini menjadi tenang dan tenteram adalah memiliki sifat “Qona’ah”, yakni menerima pemberian Allah sesuai Qodho dan Qadarnya Allah, dan itu yang terbaik untuk kita. Yakinlah bahwa Allah memberikan sesuatu sesuai dengan takaran/kadar.

-) At-Tazkiyah, yakni Bersih. Orang yang mendapatkan keberkahan hidup adalah orang yang hidupnya bersih, bersih dari maksiat. Harta yang dimiliki bersih dari hak orang lain, artinya orang tsb selalu membayarkan zakatnya, selalu menginfaqkan dan mensedekahkan hartanya di Jalan Allah karena ia tahu harta yang dia miliki adalah titipan Allah yang didalamnya ada hak orang lain.

La’alla Nafa’a.. Ilalliqo.. ^_^

Senin, Desember 12, 2011

Dear All Teman-teman Akhwatku.. ^^

Diposting oleh Soraya di 12/12/2011 12:31:00 PM 5 comment
Dear All teman-teman TKJ Angkatan 33 wa bil khusus Cewe-cewenya.. pada kemana siiiih? susaaaaah benerr rasanya bikin kita-kita tuh ngumpul ngariung bareng-bareng lagi. emang ga kangen apa? bilangnya kangen tapi apa cuma di mulut aja? :'( ahad kemarin Andi Diani Ambarwati Temen Angkatan kita, temen satu liqoan juga dulu, walimah lho (udah pada tau juga sih.. T_T dan udah pada punya alasan masing-masing). Urutan kedua angkatan kita yang nikah setelah Citra Raihanil Adnin.

kadang-kadang gregetan juga sih, mesti dalam acara apa sih kita-kita tuh baru mau dateng ( biasanya mungkin jenguk orang sakit, atau yang lebih dari itu, ta'ziah apabila ada salah satu anggota keluarga teman yang wafat). sekarang emang beda, semua dah kuliah, dah kerja juga, dah ada kesibukan - kesibukan lain juga. tapi kan masa silaturahimnya gini-gini aja.. ngeliqo kek gitu.. kalian udah punya liqoan masing-masing-kah?? T_T diriku kangen ngeliqo bareng kalian lagi.. kemarin di rumah abis liat list absensi liqo-an dulu.. ya ampun.. sekarang temen-temen w pada kemana ya.. kadang dismsin tuk meminta kehadiran dalam acara tertentu, pasti deh mengecewakan. ini w yang lebay apa gimana ya? (hehe.. )

Sabtu 3 december kemarin syukur alhamdulillah Zu and Iis mau mampir ke rumah, meski lama nunggu w mandi dulu (hehe.. afwan yah is.. afwan yah zu..). seneng bisa silaturahim lagi walau cuma bertiga dari ber-8 Tekaje n dari ber-17 cewe-cewe angkatan 33. ayo donk.. semangat ngumpul2 lagi dalam kebaikan. jangan ampe ga tau kabar tau2 dah mau married aja. mudah-mudahan Allah pertemukan kita lagi.. kangen kalo cuma ngomong doank di sms atau chat mah ga berarti apa2 kalo raga kita ga bertemu, mumpung nih masih pada hidup, masih dikasi umur.

sedikit liriknya Brothers "Untukmu Teman" -temanku di Pembangunan..

Di sini kita pernah bertemu
Mencari warna seindah pelangi
Ketika kau mengulurkan tanganmu
Membawaku ke daerah yang baru
Dan hidupku kini ceria..

Kini dengarkanlah
Dendangan lagu tanda ikatanku
Kepadamu teman
Agar ikatan ukhuwah kan
Bersimpul padu

Kenangan bersamamu
Takkan ku lupa
Walau badai datang melanda
Walau bercerai jasad dan nyawa

Mengapa kita ditemukan
Dan akhirnya kita dipisahkan
Munkinkah menguji kesetiaan
Kejujuran dan kemanisan iman
Tuhan berikan daku kekuatan

Mungkinkah kita terlupa
Tuhan ada janjinya
Bertemu berpisah kita
Ada rahmat dan kasihnya
Andai ini ujian
Terangilah kamar kesabaran
Pergilah derita hadirlah cahaya

by Brothers

Iis.. Kharis.. Lis.. Ajar.. Ami.. Zu n Shan.. Miss you All :-*

Jumat, November 18, 2011

Bekerja lagi..

Diposting oleh Soraya di 11/18/2011 01:23:00 PM 1 comment
Alhamdulillah kupanjatkan padaMu atas karunia pekerjaan ini :) "alhamdulillah yah.. udah kerja lagi", setelah sekian lama jadi pengangguran ^^

terhitung
20 September 2011, Allah menakdirkanku untuk bekerja. kembali bangun dari tidur panjang. yah.. hampir 2 tahun tanpa rutinitas dan kesibukan yang menghasilkan uang (bekerja.red). tapi walaupun tidak bekerja, banyak hal yang menyenangkan selama di rumah, bahkan lebih menyenangkan karena waktu yang tidak terikat pekerjaan, ibadah pun bisa maksimal, waktu bersama keluarga lebih dari banyak, hm.. dan lain-lain hal yang menyenangkan :D

tapi pekerjaan kali ini ringan tapi berat. berbeda dengan 2 pekerjaan yang dahulu ku jalani. tapi aku yakin, Allah mendengar doaku yang selalu meminta agar diberikan pekerjaan yang mampu ku jalani, sanggup ku pertanggungjawabkan. tidak ada pekerjaan yang melebihi batas kemampuanku, termasuk batas kemampuan tubuhku. Ya Rabb.. meski lelah, tolong jangan kendurkan semangatku untuk ibadah. jujur kurasakan sangat berbeda di saat jadi pengangguran.

"Ketika wajah kita lelah memikirkan dunia.. maka berwudhulah..
Ketika pundak kita terasa berat memikul amanah.. maka bersujudlah..
Ikhlaskan semua dan berlarilah kepadaNya..
Tunduk di saat yang lain angkuh.. Teguh di saat yang lain runtuh..
Semoga Allah senantiasa membimbing kita di jalanNya.. Aamiin.."
(Message from Mba Nani 17-Nov-2011 10:22 WIB)

alhamdulillah masih ada mentor yang sering mengingatkan meski via message telepon..
Jazakillah khoiron kastir Mba Nani.. meski tak pernah bersua lagi hingga saat ini, sayangmu pada mad'u-mu masih tersisa hingga kini. kangen.. kangen ngeliqo lagi, tapi diriku terlanjur malu bergabung dengan teman-teman yang sholih/sholihah, padahal.. tetep kangen ^^ (semoga kelak Allah pertemukan kita kembali, kalo ngga didunia ini, di surgaNya kelak.. "AAAAMIIIINN") :D

bekerja lagi.. semoga bisa menambah pengalaman, pengetahuan, teman-teman yang baik, apapun yang baik-baik.. ^^

Senin, Februari 15, 2010

long day @ Rumbut

Diposting oleh Soraya di 2/15/2010 04:30:00 PM 1 comment

Kemarin, Hari sabtu, 13 Februari 2010 ada schedule tuk kondangan sodaranya sepupu di Kp. Rumbut, Cimanggis, Depok. Walimatul ‘Ursy Roso & Irom pun menjadi moment tuk menyambung silaturahim ke rumah2 sodara disana. Kalo ga ada acara walimatul ‘ursy, mungkin w pribadi ga dateng, hehe..

Di rumah udah siap2 belanja ini itu wat persiapan berangkat, meski hujan mengguyur dengan derasnya selama w di pasar, tapi Alhamdulillah semuanya lancar n kebeli apa2 yang dibutuhkan. Namun y gitu deh.. ada enak ga enaknya jalan bareng2, apalagi bareng emak2 super bawel n ceriwit + anak2nya.. huffh.. mandi aja diburu2, padahal suasana masi ujan :( yah.. masi di rumah aja perasaan w udah g enak bareng ne orang, but.. apa daya.. mau g mau emang kudu bareng, soalnya emang satu tujuan.

Dari rumah ampe graha turun dari 06 sih baik2 aja. Tapi yang jadi sumber masalah ketika naek omprengan menuju lokasi. Emang dari awal w g tau jalan, eh.. makin disasarin ma sopirnya, parah banget! Mungkin juga karena kurang informasi aja kali y, tapi g tau kenapa w tetep yakin klo w bakal nyampe tujuan, meski harus berletih2 ria, letih hati n fisik T_T

Karena nyasar, jadi tau deh ternyata ada 2 Sate, yaitu Sate Kalisari n Sate Brigip. W n sodara2 w diiturunin di Sate Brigip, padahal seharusnya di Sate Kalisari, huhu.. pantesan aja nelpon sana sini ampe pulsa abis rasanya g nyambung. Huffh.. cape jalan ga ada tujuan, bener2 tersesat di kompleks Mess Bintara Remaja, ampe ujan + petir mengguyur.. badan basah kuyup.. omel sana sini.. bacot sana sini.. dicaci maki abis2an.. huhu.. penderitaan berat rasanya, tapi Alhamdulillah g membekas jadi dendam, tapi tetep aja illfeel berat ma tu orang, mungkin dia juga sebaliknya punya perasaan kesel berat ma w.

Akhirnya tersesat 2 jam sambil nunggu ujan reda, kita kembali ke tempat turun dari angkot n menunggu bala bantuan datang. Akhirnya dateng juga suami sepupu jemput pake motor, huffh.. akhirnya ketemu juga kaka w yang udah lama nunggu.. siapa yang nyangka n mau nyasar sambil ujan2an begitu.. jadi yasudah.. emang uda takdir disasarin begini, jadi g boleh marah2 sama siapa2.. karena dari awal SALAH SOPIRNYA, SOPIRNYA YANG JAHAT, n W nya yang O’ON, hehe.. kurang info.

Akhirnya sampe juga di rumah kaka w, tapi tetep aja omelan2 masi tertuju ke w dari orang itu. Hiks.. hiks.. cukup sudah.. telinga w sakit dengernya. Ampe tiap2 namu ke rumah sodara pun masih aja diomongin, huffh.. ampe kebal rasanya. Setelah selesai ngaso, kita berangkat bareng2 kondangan. Abis itu namu sana sini, ampe endingnya w namu di rumahnya Ridho tersayang..

Ridho masi belom kenal ma w.. hiks.. sedihnya.. padahal kangen berat. Tapi ga apa2, asal liat wajahnya yang lucu nan imut, itu juga udah cukup. Bermalam di rumahnya.. berpagi pun di rumahnya Ridho.. senengnya besok paginya dia udah makin kenal n mau digendong. Tapi sayang.. g bisa lama2 karena w harus mampir lagi ke rumah kaka w yang laen.. cape bener rasanya, betis bekonde n badan remuk. Tapi biarlah.. 2 hari itu khusus wat menjalin silaturahim ma orang2 Rumbut.

Bareng keponakan2 n sepupu2 cilik menyenangkan, meski menguras tenaga n kantong. Kebersamaan sama Ridhonya masi kurang.. mudah2an dia segera maen2 ke Kebon Nanas biar ketemu lagi.. Ridho Ridho.. kangen ku belum tuntas padamu say.. hehe..

Akhirnya pulang juga ke rumah tercinta magrib2.. huffh.. capek nian tapi seneng karena udah ketemu Ridho tercinta..

Selasa, Desember 01, 2009

Muhasabah Cinta

Diposting oleh Soraya di 12/01/2009 10:15:00 AM 2 comment
Edcoustic - Muhasabah Cinta

Wahai... Pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dari Mu
Ku pasrahkan semua pada Mu

Tuhan... Baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini kuharapkan cintaMu

Kata-kata cinta terucap indah
Mengalir berzikir di kidung doaku
Sakit yang ku rasa biar jadi penawar dosaku

Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya ilahi.... Muhasabah cintaku...

Tuhan... Kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku dengan Mu

*****

"lagu aya nih" kaka w bilang. oya? padahal w suka lagu ini n hafal lagu ini, tapi w g ngeh klo lagu ini untuk w, haha.. sotoy..

kira2 seperti itulah yang w hadapi akhir2 ini.. huffh.. pekerjaan berantakan, keseharian berantakan, mental berantakan.. satu kata, BERAT, n inilah takdir w. takdir yang harus w jalani sekuat tenaga, seikhlas dan selapang-lapangnya hati, dan masih banyak hal yang seharusnya menyadarkan dan mendewasakan w.

Ya Rabb.. aku selalu hampir kehilangan harapanku. tapi aku tetap jalani hariku dengan penuh harap.. banyak sekali yang ku takutkan, banyak sekali yang ku harapkan, namun semuanya tergantung Engkau y Rabb.. pemilik jiwa raga, nyawa serta hatiku ini. aku hanya berdoa, semoga kau berikan kesadaran dalam hati ini.. dengan sebenar2nya..

Jumat, November 13, 2009

Ketika Sendi Tulang Belakang Terlepas dari Tempatnya

Diposting oleh Soraya di 11/13/2009 04:43:00 PM 0 comment
Nyeri punggung bawah (low back pain), atau awamnya dikenal encok, merupakan penyebab disabilitas yang umum dijumpai di Amerika Serikat. Pada tahun 1990 diperkirakan kerugian akibat hilangnya produktivitas mencapai 24 juta dollar. Penulis cukup sering menemukan keluhan nyeri punggung bawah dalam praktik sehari-hari.

Pada umumnya, pekerjaan pasien-pasien itu memerlukan posisi duduk, berdiri, atau membungkuk dalam waktu lama. Gejala itu mungkin diperparah dengan posisi yang tidak ergonomis saat mereka bekerja. Nyeri yang dirasakan umumnya tidak menjalar ke paha atau kaki.

Sekitar dua minggu lalu sebelum penulis menyusun artikel ini, penulis mendapati satu kasus nyeri punggung bawah yang "tidak biasa". Ketika itu penulis sedang jaga malam di RS Tembagapura Freeport, Papua. Dering telepon emergency berbunyi. Di seberang telepon, terdengar seseorang minta tolong karena kerabatnya tiba-tiba jatuh dan tidak mampu berjalan. Spontan, salah seorang tim emergency dari rumah sakit segera meluncur ke tempat kejadian. Tak lama kemudian, dering telepon berbunyi kembali. Kali ini, tim emergency yang berbicara kepada penulis.

"Dok, pasien tidak dapat berjalan. Ketika kami hendak mengangkatnya ke tandu, pasien kesakitan. Disentuh pun ia merasa sakit. Apa yang harus dilakukan? Beri analgetik apa ya Dok?"

"Coba beri injeksi natrium diklofenak intramuskular satu ampul!"

Sekitar 15 menit kemudian, pasien tiba di emergency room dalam keadaan telentang di spine board (papan yang khusus dipakai bila ada kecurigaan lesi tulang belakang atau medulla spinalis). Pasien itu berkewarganegaraan Australia, usia sekitar 40an, kesadaran baik dan dapat berbicara spontan. Dengan bahasa Inggris yang terbata-bata, penulis mencoba menggali apa yang terjadi dan apa yang dirasakan pasien.

Pasien mengeluh nyeri punggung bawah di daerah lumbal. Nyeri itu menjalar ke kedua paha terutama paha kanan hingga kaki kanan. Nyeri bersifat tumpul dan hilang timbul (pulsating). Kaki kanan sulit digerakkan. Pasien juga merasakan baal di telapak kaki kanan. Sebelumnya, pasien mempunyai keluhan serupa kira-kira 6 minggu lalu ketika ia masih berada di Adelaide, Australia.

Gejala yang dirasakan pasien dapat dikategorikan nyeri radikulopati berupa sciatic pain. Setelah berkonsultasi dengan dr. James Cousins, spesialis emergency medicine dari Amerika, pasien disarankan untuk opname. Selama perawatan, pasien diberikan ketoprofen 3x30 mg IV dan tramadol 3x50 mg. Akan tetapi, nyeri hanya berkurang sesaat setelah obat diberikan lalu timbul lagi. Keesokan harinya, rasa baal berpindah ke punggung kaki kanan.

Radiodiagnostik berupa X-ray dan CT-scan tanpa kontras pada daerah lumbosakral dilakukan. Hasilnya, nihil. Tidak tampak tanda fraktur kompresi, penyempitan, atau herniasi. Memang sebaiknya MRI dilakukan namun alat itu tidak tersedia.

Apa daya, selama perawatan 3 hari pasien hanya diterapi NSAID. Pasien mulai dapat berjalan namun rasa nyeri punggung bawah masih dirasakan. Akhirnya pasien pulang dan berinisiatif memeriksakan diri ke negaranya saat cuti nanti.

Nyeri punggung bawah disertai gejala radikulopati (sciatic pain) yang diderita pasien di atas umumnya dikarenakan adanya herniasi nuklues pulposus (HNP) pada diskus lumbal. Patogenesis HNP tidak hanya melibatkan proses mekanik tetapi juga proses inflamasi. Proses mekanik dimulai tingkat hidrasi nukleus pulposus yang berkurang dan kekuatan ligamen melemah hingga struktur anulus fibrosus yang irregular terutama di bagian posterior. Munculnya molekul-molekul proinflamasi semakin memperburuk degenerasi diskus. Akibatnya, nukleus pulposus "keluar" dari tempatnya.

Penegakan diagnosis HNP melalui radiologi masih menjadi masalah terutama di daerah yang tidak mempunyai sarana CT-scan dan MRI. Dibandingkan CT-scan, MRI lebih baik dalam mencitrakan jaringan tulang belakang, saraf yang mengalami kompresi, dan neovaskularisasi. Lagi-lagi, biaya MRI menjadi kendala bagi sejumlah sentra rumah sakit.

Tatalaksana HNP juga menimbulkan kontroversi. Ada pula yang berpendapat bahwa terapi konservatif dengan NSAID atau kortikosteroid saja sudah cukup. Terlebih lagi, HNP masih bisa regresi secara spontan. Di sisi lain, ada yang menyuarakan untuk dilakukan pembedahan dini agar gejala tidak berulang sehingga pasien tetap produktif dalam menjalani kesehariannya.

Terlepas dari kontroversi itu, edukasi tetap sangat penting karena gejala nyeri punggung bawah dan radikulopati dapat dialami berulangkali oleh pasien.

(Felix)

source : farmacia

********

sesakit itu yang kurasakan.. hiks..
 

My Story Life Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting