Rabu, April 18, 2012

about you daddy..

Diposting oleh Soraya di 4/18/2012 12:05:00 PM
Aba, Abi, Walid, Ayah, Bapak.. apapun itu sebutanmu, ntah kenapa semakin bertambah usiaku (yang sejatinya berkurang) semakin tidak mengerti apa yang kau inginkan. apa yang kau rasakan. apa yang kau harapkan. dari kami, anak-anakmu.

Abaku.. sungguh tidak dapat ku balas pengorbanan serta jasamu menghidupi kami, tanpa pendamping hidup, tanpa teman berbagi suka duka mengurus anak-anakmu ini. sungguh.. tidak ada yang bisa membalas pengorbananmu, tidak ada satupun, tidak ada seorangpun dari kami, anak-anakmu, yang mungkin mampu memenuhi keinginanmu tentang hidup kami, yang memenuhi harapanmu tentang masa depan kami, yang mampu membahagiakanmu, sedikit saja, dalam hidup ini.

Abaku.. entah kegalauan apa ini. Pagi ini aku merindukan seorang ayah, juga seorang ibu. huffh.. angan-anganku terlalu besar jika menginginkan keberadaan orang tua dalam hidupku. tidak ada, aku tidak mengenal kasih sayang itu. kasih sayangmu padaku kaku.. karena kita tidak seatap di saat aku membutuhkanmu, disaat aku merasa perlu kehadiranmu. aku masih terlalu kecil saat kau masih disini, bersama kami anak-anakmu, di satu atap yang sama. kepulanganku dinanti, kepergianku dilepas dengan doamu.

Abaku.. apa aku yang terlalu acuh dengan keberadaanmu.. apa aku yang terlalu asik sibuk sendiri. Ya Rabb.. ingin rasanya menjadi keluarga yang utuh, dengan satu keluarga inti berada dalam satu rumah, aba, ummi, meski ia ibu tiri, serta kaka-kakaku, ingin ada adik tapi seribu sayang Kau tidak mengizinkanku memilikinya Rabbi..

Ada sedikit rasa sebal ketika melihat orang lain yang Engkau beri nikmat memiliki orang tua yang lengkap namun mereka perlakukan seakan-akan orangtua mengatur hidup mereka, seakan-akan hidup sang anak terkekang dengan keberadaan mereka. sebal menyaksikan keponakanku tidak ada rasa berbaktinya pada kakaku sebagai orangtuanya, sebal mengetahui banyak remaja saat ini lebih dekat pada teman-teman mereka yang belum tentu baik dibandingkan dekat dengan orang tua. naudzubillahi min dzaalik..

Abaku.. melihat kau murung lantaran masalah perjodohan yang gagal, sungguh membuatku miris melihatnya. ikut bersedih kenapa kau bersedih tentang itu. ikut menangis melihat kau yang se-akan-akan tidak mengutamakan kebahagiaan sang anak, padahal sungguh aku tidak tau Ya Rabb.. apa rahasiamu dibalik semua kekurangan itu, bahagia-kah atau tidak yang mampu diprediksi dengan kasat mata. kebahagiaan berumah tangga, aku tau Abaku, kau pasti menginginkan itu diatas segalanya.. tapi.. lagi-lagi kami hanya melihat dari kasat mata saja.

Abaku.. pernah ku bisikkan padamu bahwa akan ada lamar seseorang yang melamarku, dan kau berkata tentang "keturunan baik", dan kau meng-iya-kan bisikanku, tapi kenapa kau ajukan aku untuk dijadikan kandidat perjodohan lagi, kenapa kau mau menjodohkan kakaku pula dengan pria itu.. sungguh aku tidak mengerti, aku sedih dan menangis dengan ke-tidakmengertian ini.

Abaku.. keridhoanmu, kerestuanmu, itu yang ku jadikan dasar kelak untuk berumah tangga, keridhoan yang menjadikan berkah tidaknya rumah tanggaku kelak. Semoga di hatimu yang terdalam, semoga kau mau menerima pendampingku kelak, pendamping kaka-kakaku kelak, meski tidak sesuai dengan keinginan dan harapan, tapi semoga Allah ikhlaskan hatimu yang terdalam untuk merestui anak-anakmu menjalani rumah tangganya kelak.

Abaku.. maaf karena sampai hari ini aku belum mengenalmu psikismu dengan baik, aku hanya tau sekadarnya, hanya tau dari yang tampak di wajah. sungguh Abaku.. urusan perjodohan ini memang sangat sensitif. butuh seseorang yang tepat untuk bisa kau dan anak-anakmu terima kehadirannya. bukan hanya kau dan adik2mu terima, tapi tidak di hati anakmu. kami, meski tidak pernah membahagiakanmu, tapi tidak ingin menjalani kehidupan yang cukup panjang dalam rumah tangga kelak dengan seseorang yang tidak kami terima di hati. tidak, jangan sampai kami berumah tangga dengan terpaksa atas pilihanmu Abaku, meski kami pun tidak pernah tau apakah itu yang terbaik atau bukan.

sekali lagi, aku pernah tidak tau apa rahasiamu Ya Rabb.. Rahasia kehidupan yang tidak pernah kami semua tau. berikan kami petunjuk dan jalan yang baik Ya Rabb.. jalan yang meski tidak selalu indah tapi tetap dalam lindungan dan bimbinganMu..

3 comment:

dsindra on 19 April 2012 pukul 18.24 mengatakan...

ya Allah ya Robb... Lindungilah ayah kami. Ampunilah dosanya. Sayangilah Ia.
Restunya adalah RestuMu, Ridhonya adalah RidhoMu.
Maka, bukakanlah hati & pikirannya... jernihkan pandangannya, hingga mampu melihat kedasar hati kami apa-apa yang kami telah putuskan. hingga kami tak perlu menjadi anak yang Durhaka, anak yang tak tahu diri.
Ya Robb, sesungguhnya Engkaulah Pemilik hati kami... maka hanya kepadaMulah aku menyembah, & kepadaMulah aku meminta.

Ingin Jadi Orang Sukses on 20 April 2012 pukul 13.10 mengatakan...

:( kangen ibu , bapak jdnya

Soraya on 20 April 2012 pukul 13.23 mengatakan...

Amiiin ya robbal 'aalamiiin..

iyah, mereka berdua makhluk Allah yang paling pantas dikangenin dibanding siapapun :)

Posting Komentar

Tafadhol yang mau komentar.. ^^

 

My Story Life Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting